Tak Kuat Bersaing dengan China, Honda Menyerah Bikin Mobil Listrik

5 hours ago 24

Tak Kuat Bersaing dengan China, Honda Menyerah Bikin Mobil Listrik

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi mobil Honda. Foto: honda

jpnn.com - Langkah Honda dalam mengembangkan mobil listrik mulai goyah. Honda dikabarkan “angkat bendera putih” untuk sebagian proyek elektrifikasinya setelah tekanan kompetisi—terutama dari pabrikan Tiongkok.

Sinyal mundur itu terlihat dari keputusan perusahaan patungan Sony Honda Mobility yang tak lagi melanjutkan pengembangan lini mobil listrik Afeela.

Padahal, proyek tersebut sempat digadang-gadang sebagai simbol ambisi baru Honda di era elektrifikasi.

Perubahan arah tersebut muncul tak lama setelah Honda membatalkan tiga model mobil listrik yang sebelumnya diproyeksikan untuk pasar Amerika Serikat.

Keputusan tersebut diperkirakan berimbas besar secara finansial, dengan potensi kerugian mencapai USD 16 miliar.

Tekanan eksternal menjadi salah satu penyebab utama. Kebijakan tarif resiprokal yang kembali digaungkan oleh Donald Trump ikut memperberat langkah produsen Jepang di pasar global.

Namun, faktor yang paling terasa datang dari agresivitas merek-merek China, yang kini mendominasi pasar mobil listrik dengan harga kompetitif dan teknologi lebih advance.

Padahal sebelumnya, Sony Honda Mobility masih menaruh harapan pada model sedan Afeela 1 yang direncanakan meluncur tahun ini dengan harga sekitar USD 90.000.

Langkah Honda dalam mengembangkan mobil listrik mulai goyah. Honda dikabarkan “angkat bendera putih” untuk sebagian proyek elektrifikasinya

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |