jpnn.com, JAKARTA - Swiss-Belresidences Rasuna Epicentrum selama sebulan penuh di Ramadan menghadirkan pengalaman berbuka puasa dengan nuansa peranakan melalui tema Warisan Rasa Baba Nyonya, sebuah perayaan kuliner yang mengangkat kekayaan rasa dan budaya peranakan yang telah diwariskan lintas generasi.
Melalui konsep ini, para tamu diajak untuk bernostalgia menikmati harmoni cita rasa khas Baba dan Nyonya, yakni perpaduan unik antara budaya Tionghoa dan Melayu yang dikenal dengan racikan rempah dan rasa yang kaya, teknik memasak tradisional, serta rasa autentik
yang memiliki nilai budaya.
Sajian iftar ini disajikan khusus bagi para tamu untuk menggugah selera setelah berpuasa seharian penuh sekaligus membawa kehangatan kebersamaan di bulan Ramadan hanya dengan Rp 225.000++.
Tentunya para tamu selain bisa mencicipi beragam menu khas Peranakan, dalam sajian all you can eat buffet ini juga tidak ketinggalan menu wajib khas nusantara serta Timur Tengah mulai dari hidangan pembuka, sajian utama hingga aneka takjil dan dessert dengan total lebih dari 50 menu dan kondimennya.
“Melalui tema iftar Warisan Rasa Baba & Nyonya, kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar buffet berbuka puasa. Ini adalah bentuk apresiasi kami terhadap kekayaan kuliner Nusantara dan Peranakan,” kata General Manager Swiss-Belresidences Rasuna Epicentrum Aditya A. Wirakusuma, Sabtu (14/2).
Althea Kireina selaku Marketing Communication menambahkan, selain bisa mencicipi sajian iftar, para tamu juga bisa menikmati bundling promo Ramadan yang sudah termasuk kamar, sahur, serta iftar dengan harga mulai dari Rp 950.000 per malamnya. (mrk/jpnn)










































