jpnn.com, JAKARTA - Survei Katadata Middle Class Insight (KIMCI) yang dirilis oleh Katadata Insight Center (KIC) memotret kelas menengah memiliki kesadaran dan berbagai cara untuk mengelola keuangan.
Tiga kebiasaan teratas yang dilakukan kelas menengah menurut survei KIC adalah merencanakan pengeluaran dan pendapatan (68 persen), membedakan uang untuk tagihan bulanan dan keperluan sehari-hari (51,8 persen), dan mencatat pengeluaran (44,9 persen).
Pada proses perencanaan pengeluaran, salah satu pendekatan yang semakin banyak digunakan adalah fitur “kantong” pada layanan keuangan digital.
Fitur itu memungkinkan pengguna membagi atau menempatkan uang dari pendapatan ke dalam beberapa pos sesuai kebutuhan tertentu, seperti tagihan bulanan, dana makan, transportasi, tabungan, hingga dana darurat.
Fitur kantong sendiri bukanlah barang asing di masyarakat. Survei terpisah yang juga dilakukan oleh KIC menemukan bahwa 86 persen masyarakat sudah mengetahui fitur ini lantaran diadopsi oleh berbagai bank seperti Bank Jago, BCA, dan Mandiri.
Mayoritas responden juga mengaku pertama kali mengetahui fitur ini melalui Bank Jago.
Survei yang sama juga mengemukakan 9 dari 10 pengguna mengatakan fitur kantong berdampak pada keuangan yang lebih sehat.
Dengan pemisahan dana yang jelas, pengguna menjadi lebih mudah untuk menabung, mengontrol penggunaan uang agar tidak melebihi batas yang telah ditentukan, serta membuat perencanaan keuangan lebih jelas dan terukur.







.jpeg)
































