SPMB 2026 Tetap Inklusif, Kemendikdasmen Tambahkan Nilai TKA

7 hours ago 10

Selasa, 07 April 2026 – 16:40 WIB

SPMB 2026 Tetap Inklusif, Kemendikdasmen Tambahkan Nilai TKA - JPNN.com Jatim

Mendikdasmen Abdul Mu’ti saat meninjau pelaksanaan TKA di SMPN 1 Surabaya, Selasa (7/4). Foto: Source for JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 tetap mengedepankan prinsip inklusif dan berkeadilan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan SPMB bukan sekadar seleksi, melainkan sistem yang menjamin seluruh anak mendapatkan kesempatan belajar.

“SPMB itu sistem penerimaan murid baru, bukan seleksi. Karena ini sistem, maka kita usahakan semua murid mendapatkan kesempatan belajar, tidak hanya di sekolah negeri, tetapi juga swasta,” ujar Abdul Mu’ti di Surabaya, Selasa (7/4).

Dia menjelaskan jalur penerimaan masih sama seperti tahun sebelumnya, yakni domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi. Namun, terdapat perubahan pada jalur prestasi akademik. Apabila sebelumnya hanya menggunakan nilai rapor, kini ditambah dengan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA).

“Nilai TKA menjadi komponen dalam seleksi jalur prestasi akademik. Persentasenya nanti diatur oleh dinas pendidikan daerah,” jelasnya.

Sementara itu, jalur prestasi non-akademik tetap mencakup bidang olahraga, seni, dan kepemimpinan, bahkan cakupan kepemimpinan kini diperluas, tidak hanya OSIS, tetapi juga kegiatan seperti pramuka dan organisasi siswa lainnya.

Untuk jalur afirmasi dan mutasi, kebijakan tidak mengalami perubahan. Jalur afirmasi diperuntukkan bagi siswa dari keluarga kurang mampu dan berkebutuhan khusus, sedangkan jalur mutasi untuk anak yang mengikuti perpindahan tugas orang tua.

Abdul Mu’ti menambahkan pengaturan teknis pelaksanaan SPMB akan disusun oleh pemerintah daerah sesuai kewenangan masing-masing.

SPMB 2026 tetap inklusif. Kemendikdasmen menambahkan nilai TKA dalam jalur prestasi akademik untuk pemerataan akses pendidikan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |