Seusai Lebaran, Ekonomi RI Diprediksi Moncer

4 hours ago 17

Seusai Lebaran, Ekonomi RI Diprediksi Moncer

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Warga mengikuti program Mudik Gratis Bersama Pemprov DKI Jakarta 2026. Foto/Ilustrasi: Ricardo/jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah memprediksi aktivitas masyarakat selama periode mudik Idulfitri 2026 menjadi instrumen meningkatkan perputaran ekonomi nasional.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan karakteristik yang massal, terjadwal, serta memiliki efek berganda (multiplier effect) menjadikan mudik sebagai penggerak berbagai sektor riil secara simultan.

“Setiap pengeluaran pemudik menciptakan efek pengganda yang memberikan dampak berlapis bagi pelaku ekonomi, termasuk UMKM, pedagang, dan sektor jasa transportasi. Peningkatan aktivitas tersebut juga berkontribusi pada kenaikan pendapatan dari sektor perdagangan dan jasa,” kata Haryo di Jakarta, Selasa (24/3).

Dia menjelaskan, secara empiris, mudik Idulfitri telah terbukti menjadi instrumen penguatan ekonomi yang konsisten dan terukur.

Kajian Badan Pusat Statistik (BPS) 2023 mencatat aktivitas mudik berkontribusi sekitar 1,5 persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional secara tahunan (yoy). 

Kontribusi tersebut terjadi melalui redistribusi aliran uang dari pusat aktivitas ekonomi ke berbagai wilayah, sehingga memperluas dampak ekonomi dan meningkatkan peredaran uang secara lebih merata.

“Dengan potensi yang besar tersebut, sinergi kebijakan serta penguatan peran UMKM menjadi kunci untuk mengoptimalkan momentum mudik Lebaran guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Haryo.

Berdasarkan data historis, konsumsi rumah tangga meningkat sebesar 15–20 persen dibandingkan bulan normal, seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat dan meningkatnya kecepatan perputaran uang (velocity of money).

Pemerintah memprediksi aktivitas masyarakat selama periode mudik Idulfitri 2026 menjadi instrumen meningkatkan perputaran ekonomi nasional.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |