jpnn.com, JAKARTA - Untuk memperlancar pergerakan kendaraan selama arus mudik Lebaran, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way dan contraflow di sejumlah ruas jalan utama.
Kebijakan tersebut mendapat respons positif dari para pemudik. Salah satunya Sutrisno, warga Depok yang hendak melakukan perjalanan mudik ke Tegal. Dia menilai penerapan contraflow dan one way sangat membantu kelancaran perjalanan.
"Menurut saya sangat membantu dan perjalanan juga lancar dan kemacetannya juga sedikit terurai, contraflow dan one way bagus," ujar Sutrisno.
Selain rekayasa lalu lintas, kehadiran petugas kepolisian di lapangan juga dinilai sangat membantu dalam mengatur arus kendaraan, termasuk di rest area dan titik-titik rawan kepadatan.
"Kalau kepolisian sangat membantu, mengatur lalu lintas, juga di rest area, terus di jalan-jalan ya sangat membantu sekali," tambah Sutrisno.
Pendapat serupa disampaikan oleh Rico Ferdiansyah, pemudik asal Pandeglang, Banten, yang hendak menuju Yogyakarta. Dia mengapresiasi peran aktif polisi lalu lintas dalam mengurai kepadatan sekaligus memberikan rasa aman bagi pemudik.
"Kehadiran anggota polisi lalu lintas sangat membantu untuk mengurai kemacetan dan disisi lain kalau ada apa-apa kami bisa langsung ke petugas," ungkap Rico.
Rico juga mengaku merasakan langsung manfaat dari pos pelayanan yang disediakan selama arus mudik. Ia sempat beristirahat di salah satu pos untuk memulihkan kondisi sebelum melanjutkan perjalanan.



















.jpeg)





















