Referensi Periode Agustus 2026: Harga CPO Turun, Biji Kakao Justru Meroket

3 hours ago 18

 Harga CPO Turun, Biji Kakao Justru Meroket

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kemendag menetapkan Harga Referensi (HR) minyak kelapa sawit mentah (CPO) hingga Biji Kakao periode 1–31 Agustus 2026. Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Referensi (HR) minyak kelapa sawit mentah (CPO) sebesar USD 996,52 per metrik ton untuk periode 1- 31 Agustus 2026.

Nilai tersebut mencatatkan penurunan sebesar USD 4,38 atau 0,44 persen dibandingkan Harga Referensi periode Juli 2026 yang sebesar USD 1.000,90 per metrik ton.

Sejalan dengan penurunan ini, Bea Keluar (BK) CPO ditetapkan senilai USD 148 per metrik ton berdasarkan regulasi fiskal yang berlaku.

Sementara untuk tarif Pungutan Ekspor (PE) CPO, pemerintah menetapkan angka sebesar 12,5 persen dari Harga Referensi atau setara USD 124,56 per metrik ton.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Tommy Andana menjelaskan penyesuaian ini mengikuti ketentuan Peraturan Menteri Keuangan yang telah diubah tahun ini.

"Sesuai ketentuan yang berlaku, penurunan tersebut diikuti dengan penetapan BK sebesar USD 148/MT dan PE sebesar 12,5 persen dari HR CPO, atau setara USD 124,56/MT," kata Tommy dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (1/8). 

Penetapan harga tersebut didasarkan pada rata-rata harga di Bursa CPO Indonesia, Bursa CPO Malaysia, dan Harga Port CPO Rotterdam selama sebulan terakhir.

Penurunan Harga Referensi CPO dipicu oleh melemahnya permintaan global, terutama dari India sebagai negara importir utama, serta penurunan harga minyak mentah dunia.

Kemendag menetapkan Harga Referensi (HR) minyak kelapa sawit mentah (CPO) hingga Biji Kakao periode 1–31 Agustus 2026.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |