Ranu Pani Jadi Satu-satunya Sumber Air untuk Padamkan Karhutla Gunung Bromo

2 hours ago 19

Rabu, 12 Agustus 2026 – 15:03 WIB

Ranu Pani Jadi Satu-satunya Sumber Air untuk Padamkan Karhutla Gunung Bromo - JPNN.com Jatim

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto (kanan) mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno meninjau lokasi kebakaran di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026). ANTARA/HO-BNPB

jatim.jpnn.com, PROBOLINGGO - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan Danau Ranu Pani menjadi satu-satunya sumber air yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo.

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan pasokan air dari Ranu Pani digunakan untuk mengisi armada helikopter water bombing yang dikerahkan dalam operasi pemadaman.

"Pengisian air untuk armada pemadaman (helikopter water bombing) saat ini mengandalkan pasokan dari Ranu Pani," kata Suharyanto dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Menurut dia, Danau Ranu Pani dimanfaatkan secara maksimal oleh tim gabungan yang telah melakukan operasi pemadaman karhutla Gunung Bromo selama 10 hari. Danau tersebut berada di ketinggian sekitar 2.100 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Ranu Pani juga dikenal sebagai titik awal pendakian menuju Gunung Semeru dan masih berada dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Suharyanto mengatakan penggunaan armada udara menjadi salah satu andalan dalam operasi pemadaman karena petugas di darat kesulitan menjangkau titik api utama. Lokasi kebakaran berada di lereng Gunung Bromo dengan kemiringan medan mencapai 80 derajat.

"Tim pemadam darat tidak memungkinkan untuk menjangkau lokasi demi keselamatan jiwa personel di lapangan," ujarnya.

Kondisi tersebut membuat proses pemadaman sangat bergantung pada dukungan water bombing.

BNPB mengandalkan Danau Ranu Pani sebagai sumber air untuk water bombing karhutla Gunung Bromo. Medan curam 80 derajat menyulitkan pemadaman darat.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |