Nenek 88 Tahun Jadi Korban Penjambretan di Bandung, Polisi Buru Pelaku

3 hours ago 16

Nenek 88 Tahun Jadi Korban Penjambretan di Bandung, Polisi Buru Pelaku

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kapolsek Andir Kompol Taryono saat ditemui di Mapolsek Andir, Kota Bandung, Rabu (12/8/2026). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jpnn.com - BANDUNG - Seorang nenek berusia 88 tahun menjadi korban penjambretan di Gang Fatah, Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (10/8/2026). Penjambretan itu membuat korban kehilangan kalung emas.

Kapolsek Andir Kompol Taryono mengatakan kejadian berawal saat korban keluar dari rumah untuk melihat suasana di luar sekitar pukul 20.15 WIB. Dia kemudian berjalan ke arah mulut gang.

"Kemudian, sesampainya di depan gang ada satu pengendara kendaraan roda dua yang menghampiri korban," kata Taryono saat ditemui di Mapolsek Andir, Rabu (12/8).

Pengendara yang diduga pelaku itu kemudian melancarkan aksi kejahatannya. Kalung emas yang digunakan korban diambil paksa. Lalu, pelaku pergi meninggalkan lokasi kejadian. "Saat itu juga korban diambil kalung emasnya," ujarnya.

Pihak kepolisian yang mendapatkan laporan terkait kejadian tersebut langsung menuju ke lokasi guna olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi, dan mengamankan rekaman kamera pengawas atau CCTV.

"Kami dari Polsek Andir sudah melakukan pengecekan ke TKP dan kami saat ini masih mengumpulkan bukti CCTV baik itu pada saat pelaku datang sampai dengan pada saat pelaku pergi," ucapnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, terduga pelaku diketahui beraksi seorang diri. Hal itu  diketahui dari rekaman CCTV dan pemeriksaan saksi. Namun,  identitas terduga pelaku belum diketahui.

"Untuk terduga pelaku sesuai dengan CCTV yang sudah kami dapatkan, pelaku hanya sendirian menggunakan kendaraan sepeda motor dan menggunakan jaket warna oranye," tuturnya.

Nenek 88 tahun menjadi korban penjambretan di Bandung. Kalung emas dirampas pelaku. Polisi buru pelaku.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |