jpnn.com, JAKARTA - Aktor legendaris, Rano Karno kembali menghadirkan gagasan cerita melalui Rimba Raya, sebuah serial yang mengangkat kisah petualangan dan kehidupan alam.
Dalam proses pengembangannya, teknologi artificial intelligence (AI) digunakan untuk membantu mewujudkan berbagai visual dalam cerita. Namun, penggunaan teknologi tersebut tetap membutuhkan proses kreatif manusia.
Salah satu tantangan yang ditemui tim produksi Rimba Raya yakni menjaga karakter dan visual tetap sesuai dengan konsep.
Rano Karno mengungkapkan karakter yang dibuat menggunakan AI bisa berubah jika tidak diarahkan dengan baik.
“Setiap karakter di AI itu berbeda-beda, kalau kami enggak kuat, begitu kami bikin Rimba enggak tahu, jadinya beda,” kata Rano Karno di kawasan Lebak Bulus, Jakarta pada Sabtu (15/8).
Pemeran Si Doel itu menyebut tim produksi Rimba Raya membuat storyboard terlebih dahulu sebelum melakukan prompting.
Menurut Rano Karno, cara tersebut membantu untuk menentukan visual yang diinginkan sejak awal.
“Makanya kami pakai storyboard supaya enggak lari karakternya,” jelas Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.









































