Pulang Kotor

3 hours ago 13

Pulang Kotor

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Dahlan Iskan. Foto: dok JPNN.com

jpnn.com - AKHIRNYA saya bisa berlebaran bersama keluarga: berkat Lebaran yang mundur ke tanggal 21 Maret. Padahal cucu-cucu sudah telanjur siap tanpa kakek –toh yang tukang bagi amplop adalah nenek mereka.

Padahal hari Kamis saya sudah kontak beberapa teman: ingin ikut salat Idulfitri di tempat mereka.

Pilihan pertama di Jagat Ars, dekat BSD Serpong. Pengasuh pesantren itu mantan pemimpin redaksi Harian Rakyat Merdeka: Dr Budi Rahman Hakim.

"Sejak puasa, pesantren Jagat libur," jawabnya. "Saya sendiri Lebaran di Sirna Rasa," tambahnya.

Sirna Rasa adalah pesantren dan padepokan di Ciamis, Jabar. Dekat danau Panjalu. Di situlah mursyid tarekat Nahsabandiyah Qadiriyah bermukim: Abah Aos. Beberapa kali saya ke sana. BRH adalah wakil mursyid tarekat itu.

Lalu saya ganti pilih Lebaran di pesantren DQ. Saya tidak hubungi pemiliknya. Saya ingin datang tanpa kabar. Akan jadi jamaah biasa seperti pada umumnya.

Kamis sore saya dapat WA dari pemilik Darul Quran: "sejak menjelang puasa pesantren libur," katanya. Saya lupa: semua pesantren libur di bulan puasa.

Tapi kenapa ia tahu saya akan ke DQ? Rupanya tamu di lobi hotel itu mendengar pembicaraan telepon saya dengan istri. Istri bertanya di mana hari Jumat akan salat Idulfitri –saya jawab di Darul Quran. Rupanya ia membocorkan "rahasia" itu.

Toiletnya sudah tidak bersih lagi. Sudah kotor. Tidak terawat. Jangan-jangan sejak Anda merasa gembira toilet di rest area harus gratis.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |