jpnn.com, DEMAK - PT FHG Tekstil Indonesia, perusahaan tekstil yang berlokasi di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, sukses melakukan ekspor perdana empat kontainer kain ke Tiongkok dan Vietnam pada 9–10 Februari 2026.
Kepala Kantor Bea Cukai Semarang Mochamad Syuhadak, menyampaikan bahwa ekspor perdana ini menjadi bukti optimalisasi fasilitas Kawasan Berikat yang telah diberikan kepada perusahaan.
“Fasilitas Kawasan Berikat kami berikan untuk mendorong efisiensi biaya produksi dan mempercepat arus barang ekspor," kata Syuhadak dalam keterangannya, Jumat (13/2).
Menurut Syuhadak, dengan kemudahan tersebut, industri dalam negeri dapat meningkatkan daya saing dan memperluas penetrasi pasar global.
Produk yang diekspor meliputi kain greige (kain mentah/setengah jadi) serta kain jadi yang telah melalui proses pewarnaan dan finishing.
Dengan kualitas yang kompetitif, produk tersebut dinilai mampu bersaing di pasar internasional sekaligus membuka peluang ekspansi yang lebih luas.
PT FHG Tekstil Indonesia resmi memperoleh fasilitas Kawasan Berikat dari Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY pada Oktober 2025.
Fasilitas ini memberikan berbagai kemudahan fiskal dan prosedural, antara lain penangguhan bea masuk atas impor bahan baku serta simplifikasi proses administrasi kepabeanan untuk kegiatan ekspor.










































