jogja.jpnn.com, SLEMAN - Ambisi besar menyelimuti skuad PSS Sleman menjelang partai puncak Pegadaian Championship 2025/2026. Laskar Sembada bersiap menjamu Garudayaksa FC dalam laga final yang akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu malam (9/5) pukul 19.00 WIB.
Bagi PSS, laga ini bukan sekadar seremoni kenaikan kasta ke Super Liga, melainkan misi tuntas untuk menyandingkan tiket promosi dengan trofi juara kasta kedua sepak bola Indonesia.
Kapten sekaligus bek senior PSS Sleman Fachruddin Aryanto menegaskan bahwa seluruh pemain memiliki motivasi berlipat.
Ia mengutip istilah populer di kalangan suporter, “Bablaske”, yang berarti terus melaju hingga tuntas menjadi juara.
"Seperti teman-teman suporter bilang adalah ‘bablaske’. Itu menjadi motivasi semua pemain untuk sekalian juara setelah meraih promosi. Mudah-mudahan semua perjalanan lancar dan menarik untuk pertandingan besok," ujar Fachruddin saat sesi wawancara di Stadion Maguwoharjo, Jumat (8/5/2026).
Eks bek timnas ini menambahkan bahwa fokus tim tidak kendur sedikit pun meski target utama (promosi) sudah di tangan. Menurutnya, sejak hari pertama latihan seusai memastikan tiket Super Liga, tim pelatih langsung mematok target juara sebagai harga mati.
PSS Sleman memiliki modal statistik yang mengerikan sepanjang musim ini. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Laskar Sembada mencatatkan rekor tak terkalahkan di Stadion Maguwoharjo dalam 14 laga (11 menang, 3 imbang).
Dominasi di Grup Timur dengan koleksi 56 poin menjadi bukti bahwa anak asuh Ansyari Lubis adalah kandidat terkuat peraih trofi musim ini.














.jpeg)

























