jpnn.com - Bali United FC langsung mendapat ujian pada pekan pertama Super League 2026/2027. Menjamu PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (4/9/2026) malam, Serdadu Tridatu dituntut tampil maksimal sejak awal pertandingan.
Status sebagai tuan rumah tidak otomatis membuat Bali United berada dalam posisi aman. PSS Sleman datang dengan skuad berkualitas dan ditangani pelatih asal Belanda, Pieter Huistra.
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, menyadari pertandingan perdana tersebut berpotensi berlangsung sengit. Dia tetap menghormati kekuatan PSS, tetapi percaya timnya mampu memberikan perlawanan terbaik.
"Ya, saya tahu mereka memiliki tim yang bagus. Tetapi kami juga memiliki tim yang bagus. Saya senang bisa bertemu dengannya dan saya berharap kami bisa menjalani pertandingan yang hebat bersama," ujar Johnny Jansen.
Tantangan Bali United bertambah karena tiga pemain penting dipastikan absen pada laga pembuka.
Kondisi tersebut membuat tim pelatih harus menyiapkan opsi lain setelah menjalani persiapan panjang sepanjang pramusim.
Meski begitu, Johnny memastikan absennya sejumlah pemain tidak akan dijadikan alasan. Fokus Bali United tetap menerapkan pola permainan yang telah dibangun selama masa persiapan.
"Kami berlatih sepanjang pramusim mengenai bagaimana kami ingin membuat tim ini menjadi lebih baik dan seperti apa gaya bermain kami. Tetapi kami siap, kami senang bisa bermain melawan Sleman," katanya.

















































