jpnn.com - PSIM Yogyakarta memilih merahasiakan besaran anggaran yang disiapkan untuk mengarungi kompetisi Super League 2026/2027.
Manajer PSIM Yogyakarta M. Iksan Mahar mengatakan angka tersebut sulit disebutkan secara pasti karena kebutuhan klub sangat dinamis sepanjang musim.
"Kalau nilai-nilai seperti itu agak sulit, itu fluktuatif," kata Iksan saat dihubungi melalui telepon, Minggu (23/8/2026).
Salah satu pos pengeluaran yang dinilai cukup dinamis ialah perjalanan laga tandang. Format pertandingan musim 2026/2027 membuat klub harus menyiapkan strategi berbeda, termasuk ketika harus menjalani pertandingan tandang secara beruntun.
"Untuk perjalanan away misalnya, itu sangat berbeda treatment-nya, apalagi sekarang sistemnya tandang ada yang dobel," jelasnya.
Ketika disinggung mengenai batas maksimal anggaran yang telah ditetapkan manajemen, Iksan langsung menutup rapat informasi tersebut.
"Itu kerahasiaan," ujarnya singkat.
Meski enggan membocorkan nominal, Iksan memberikan sinyal kekuatan finansial PSIM belum bisa disandingkan dengan klub-klub yang selama ini konsisten menjadi penghuni papan atas.























.jpeg)

















