PSG Juara Liga Champions, Luis Enrique: Betapa Sulitnya Bermain Melawan Arsenal

5 hours ago 18

 Betapa Sulitnya Bermain Melawan Arsenal

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pelatih PSG Luis Enrique. Foto: Sebastien Bozon/AFP

jpnn.com - JAKARTA - Paris Saint-Germain (PSG) sukses meraih gelar juara Liga Champions secara dua tahun beruntun setelah mengalahkan Arsenal lewat adu penalti pada laga final di Budapest, Sabtu (305).

Bagi Pelatih PSG Luis Enrique, keberhasilan timnya menjuarai Liga Champions 2025/26 lebih sulit diraih dibanding musim sebelumnya ketika mengalahkan Inter Milan.

Sebab, dia mengatakan bahwa Arsenal memberikan perlawanan sengit. Oleh karena itu, gelar ini terasa lebih spesial dibanding kemenangan melawan Inter Milan dalam final musim sebelumnya.

"Lebih sulit dari tahun lalu karena kami tahu sebelum pertandingan betapa sulitnya bermain melawan Arsenal," kata Enrique kepada Canal+ usai pertandingan.

PSG memastikan trofi Liga Champions kembali ke Paris setelah mengalahkan Arsenal melalui adu penalti 4-3 pada final yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Sabtu (30/5). Laga harus ditentukan lewat babak tos-tosan setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit.

Final tersebut menjadi partai ke-13 dalam sejarah Piala/Liga Champions yang ditentukan melalui adu penalti.

Dalam babak penentuan, PSG tampil lebih tenang setelah dua penendang Arsenal, Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes, gagal mencetak gol.

Dari kubu PSG, hanya Nuno Mendes yang tidak berhasil menjalankan tugasnya.

PSG keluar sebagai juara Liga Champions setelah menaklukkan Arsenal. Luis Enrique mengakui betapa sulitnya bermain melawan Arsenal.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |