PNS dan PPPK Campur Aduk seperti Pasar, P3K Bakal Dikembalikan ke Instansi Asal

8 hours ago 15

PNS dan PPPK Campur Aduk seperti Pasar, P3K Bakal Dikembalikan ke Instansi Asal

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

ASN PNS dan PPPK. Ilustrasi. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - TANJUNGPINANG – Jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus PNS dan PPPK (P3K) di Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Thabib (RSUD RAT) di Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), dinilai terlalu banyak.

Pemprov Kepri bakal menata ulang jumlah PNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bertugas di RSUD RAT.

"Kalau pagi hari di RSUD RAT itu sudah seperti pasar, PNS sama PPPK campur aduk sekitar 1.000 orang, belum lagi pasien yang mendaftar berobat," kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Tanjungpinang, Jumat )17/40.

Pemprov Kepri, lanjut Ansar, akan memindahkan sekitar 150 pegawai dari RSUD RAT guna mengurai kepadatan di area pelayanan publik tersebut.

Langkah strategis itu diambil karena kondisi RSUD RAT, terutama di area ruangan pendaftaran saat ini terlalu sesak dipicu penumpukan ribuan pegawai dan pasien.

"Rencananya kita (Pemprov Kepri) keluarkan dulu 150 pegawai demi mewujudkan kenyamanan pasien," ujar Ansar.

Melalui pengurangan jumlah pegawai RSUD RAT, Ansar berharap efektivitas kerja ASN semakin meningkat, sehingga pasien merasa lebih nyaman saat berobat.

Selain pembenahan manajemen, kata Ansar, RSUD milik Pemprov Kepri itu pun terus meningkatkan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan masyarakat, salah satunya melayani pemasangan ring jantung tanpa harus dirujuk ke luar daerah apalagi luar negeri.

Sejumlah ASN berstatus PPPK akan dikembalikan ke instansi asal mengurangi kepadatan di satu tempat tugas.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |