Pidato AHY Kritik Praktik Kekuasaan, Prabowo Beri Sinyal, Pengamat: Bukan Keretakan Koalisi

1 week ago 26

 Bukan Keretakan Koalisi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan Presiden Prabowo Subianto di satu acara. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pidato Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) soal kekuasaan dan pemilu sempat memunculkan tafsir bahwa Demokrat tengah mengkritik pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Sorotan itu kemudian mendapat respons langsung dari Prabowo dalam perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat.

Peneliti senior Citra Institute Efriza menilai pidato AHY memang tidak bisa sepenuhnya dilepaskan dari kritik terhadap praktik kekuasaan.

Namun, kritik tersebut masih disampaikan dalam batas normatif.

"Pernyataan AHY punya makna kritik terhadap praktik kekuasaan, tetapi sifatnya masih normatif," kata Efriza kepada JPNN.com, Kamis (10/9).

Menurut dia, Prabowo juga menangkap adanya tafsir publik yang menempatkan pidato AHY sebagai kritik terhadap pemerintah.

Akan tetapi, Prabowo justru menempatkan kritik sebagai bagian dari demokrasi.

Di saat yang sama, Prabowo menegaskan AHY dan Demokrat tetap bekerja bersama pemerintah demi kepentingan rakyat.

Pidato Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono soal kekuasaan dan pemilu sempat memunculkan tafsir Demokrat tengah mengkritik pemerintahan Prabowo

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |