Perubahan Iklim Makin Terasa, Industri Konstruksi Didorong Kurangi Jejak Karbon Bangunan

1 week ago 45

Kamis, 10 September 2026 – 17:25 WIB

Perubahan Iklim Makin Terasa, Industri Konstruksi Didorong Kurangi Jejak Karbon Bangunan  - JPNN.com Jabar

Direktur Utama Solusi Bangun Indonesia Rizki Kresno Edhie Hambali dalam kegiatan Indonesia Green Building Festival 2026 - Bandung Chapter di Institut Teknologi Bandung (ITB), Rabu (9/9/2026). Foto: sources for JPNN

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Perubahan iklim yang ditandai dengan kenaikan suhu dan pola cuaca yang semakin sulit diprediksi ikut mengubah cara pembangunan infrastruktur dilakukan.

Industri konstruksi kini tidak cukup hanya mengejar kekuatan dan fungsi bangunan. Penggunaan material, proses pembangunan, hingga operasional gedung juga dituntut lebih ramah lingkungan untuk menekan jejak karbon.

Dorongan tersebut menjadi salah satu perhatian dalam Indonesia Green Building Festival 2026 - Bandung Chapter yang digelar PT Solusi Bangun Indonesia bersama Green Building Council Indonesia (GBCI) di Institut Teknologi Bandung (ITB), Rabu (9/9/2026).

Direktur Utama Solusi Bangun Indonesia Rizki Kresno Edhie Hambali mengatakan pembangunan berkelanjutan membutuhkan perubahan menyeluruh dalam ekosistem konstruksi.

Menurut dia, upaya menekan emisi tidak bisa hanya dilakukan pada tahap produksi material, tetapi harus dimulai sejak desain bangunan hingga proses konstruksi dan operasionalnya.

"Bagi Solusi Bangun Indonesia, prinsip keberlanjutan tidak hanya menjadi tujuan perusahaan, tetapi juga menjadi salah satu fondasi utama dalam menjalankan bisnis dan operasi untuk menghadirkan produk dan solusi yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan saat ini dan masa depan," tuturnya.

Kata Rizki, industri bahan bangunan memiliki peran penting dalam mendorong pembangunan rendah karbon. Sebab, kebutuhan terhadap material konstruksi terus meningkat seiring pertumbuhan kawasan perkotaan dan pembangunan infrastruktur.

Solusi Bangun Indonesia pun mengembangkan berbagai langkah untuk menekan emisi dalam proses produksinya, antara lain melalui pemanfaatan bahan baku dan bahan bakar alternatif, efisiensi energi, serta penggunaan energi terbarukan.

Industri konstruksi didorong mengurangi jejak karbon melalui penggunaan material hijau dan inovasi bangunan rendah di tengah dampak perubahan iklim.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
| | | |