jateng.jpnn.com, SOLO - Persis Solo harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang Madura United pada pekan ke-21 BRI Super League di Stadion Manahan, Jumat (13/2). Laga berakhir dengan skor 2-2.
Pelatih Persis Milomir Seslija menyoroti efektivitas timnya yang dinilai kurang maksimal meski mampu menampilkan permainan yang cukup baik, terutama pada babak pertama.
“Di 45 menit pertama kami bermain baik. Namun, kami kurang baik pada beberapa peluang yang tidak bisa dimaksimalkan, termasuk penalti,” ujar Milo.
Menurut pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu, penurunan efektivitas juga terlihat pada babak kedua. Persis dinilai terlalu banyak membuang peluang dan kebobolan akibat kesalahan sendiri.
“Di babak kedua kami kehilangan banyak kesempatan. Kami kebobolan karena kesalahan kami sendiri dan kurang baik dalam mengkreasi peluang,” lanjutnya.
Hasil imbang di kandang ini diakui tidak sesuai target tim yang mengincar kemenangan. Meski begitu, Milo tetap mengapresiasi semangat juang para pemain yang mampu bangkit dan menyamakan kedudukan.
Persis sempat dua kali tertinggal melalui gol Junior Brandao dan Jorge Mendonca. Namun Laskar Sambernyawa berhasil menyamakan skor lewat Roman Paparyga dan Dusan Mijic.
“Namun, kami bangkit bersama dan ini perjuangan tim. Saya mengapresiasi kerja keras para pemain,” kata Milo.















.jpeg)























