jpnn.com, JAKARTA - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) bakal melakukan perluasan proyek Kampung Haji di Makkah, Arab Saudi.
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan pemerintah juga berencana melakukan pembelian tanah yang berjarak 600 meter dari Masjidilharam.
Rosan menjelaskan perluasan itu dilakukan setelah mengakuisisi aset perhotelan (Novotel Makkah) dan real estate yang berlokasi di dalam kawasan Thakher City, atau berjarak 2,5 kilometer dari Masjid Al-Haram.
“Next-nya yang akan kami lakukan pembelian lahan kurang lebih jaraknya adalah 600 meter dari Masjidil Haram,” ujar Rosan Roeslani dikutip Sabtu (14/2).
Selain itu, Rosan menuturkan Kampung Haji nantinya akan memiliki terowongan, namun, dia belum merincikan terowongan tersebut akan menghubungkan dengan kawasan di Makkah.
“Ada terowongan langsung, dan ini yang sudah kami sudah lakukan pembelian hotel maupun lahan di Kampung Haji,” ujar Rosan.
Dia mengungkapkan di kawasan Kampung Haji, Danantara akan membangun 13 gedung untuk mengakomodasi jamaah haji dan umrah Indonesia.
“Ini penandatanganan pada 14 Desember (2025) lalu, dan ini denah yang akan kita bangun, 13 tower yang akan kami bangun di wilayah itu,” ujar Rosan.








.jpeg)

































