Kapasitas PT Bukit Asam Ditargetkan Mencapai 100 Juta Ton Per Tahun Pada 2029

2 hours ago 21

Kapasitas PT Bukit Asam Ditargetkan Mencapai 100 Juta Ton Per Tahun Pada 2029

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

PT Bukit Asam memulai pembangunan fasilitas Coal Handling Facility (CHF) dan Train Loading Station (TLS) 6–7 pada jalur angkutan batu bara relasi Tanjung Enim. Foto: dok MIND ID

jpnn.com, JAKARTA - MIND ID terus mendorong peningkatan kapasitas produksi PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang menjadi salah satu penopang utama bauran energi nasional.

Direktur Strategi Hilirisasi dan Ekosistem Mineral MIND ID, Tedy Badrujaman menjelaskan saat ini, Bukit Asam memiliki kapasitas produksi sebesar 43 juta ton per tahun.

“Targetnya peningkatan kapasitas hingga mencapai 100 juta ton per tahun dalam tiga hingga empat tahun ke depan,” ungkap Tedy Badrujaman dikutip, Sabtu (14/2).

Adapun sebagian besar produksi tersebut diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, di mana sekitar 52 persen produksi untuk mencukupi kebutuhan listrik domestik. 

Tedy menyebut ke depan, permintaan batu bara domestik diperkirakan masih akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan kebutuhan listrik, ekspansi industri manufaktur, serta pengembangan hilirisasi di dalam negeri.

Oleh karena itu, untuk memastikan kelancaran pasokan tersebut, PT Bukit Asam memulai pembangunan fasilitas Coal Handling Facility (CHF) dan Train Loading Station (TLS) 6–7 pada jalur angkutan batu bara relasi Tanjung Enim – Kramasan. Fasilitas ini akan menambah kapasitas angkutan hingga 20 juta ton per tahun.

Menurut Tedy, hingga periode 31 Januari 2026, progres pembangunan CHF dan TLS 6 - 7 mencapai 80,81%. Untuk memastikan penyelesaian proyek, PTBA telah memperoleh fasilitas pendanaan sebesar Rp3,56 triliun dari tiga bank HIMBARA.

“Kedaulatan energi merupakan kebutuhan strategis bagi Indonesia sebagai negara yang memiliki sumber daya energi yang besar,” beber Tedy.

PT Bukit Asam memulai pembangunan fasilitas Coal Handling Facility (CHF) dan Train Loading Station (TLS) 6–7 pada jalur angkutan batu bara relasi Tanjung Enim

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |