jabar.jpnn.com, BOGOR - Seiko Epson Corporation mencatatkan tonggak baru dalam bisnis pencetakan setelah penjualan kumulatif printer tangki tinta EcoTank melampaui 100 juta unit di seluruh dunia sejak teknologi tersebut pertama kali diperkenalkan pada 2010.
Indonesia memiliki posisi penting dalam perjalanan EcoTank. Epson menyebut Indonesia sebagai negara pertama di dunia yang memperkenalkan teknologi printer tangki tinta Epson kepada pasar.
Dari Indonesia, teknologi tersebut kemudian berkembang dan kini telah tersedia di sekitar 170 negara dan wilayah. EcoTank digunakan oleh berbagai segmen pelanggan, mulai dari rumah tangga, pelaku usaha, hingga perusahaan.
Pencapaian penjualan 100 juta unit tersebut menunjukkan perkembangan teknologi printer tangki tinta sekaligus perubahan kebutuhan pengguna terhadap perangkat pencetakan yang lebih efisien dan praktis.
EcoTank menggunakan tangki tinta berkapasitas tinggi yang dapat diisi ulang menggunakan botol tinta. Konsep tersebut dikembangkan untuk memberikan kapasitas cetak yang lebih besar serta menekan biaya operasional dibandingkan printer berbasis kartrid konvensional.
Penggunaan botol tinta isi ulang juga dinilai dapat mengurangi ketergantungan terhadap kartrid sekali pakai dan berpotensi membantu mengurangi limbah plastik dari aktivitas pencetakan.
Indonesia Jadi Titik Awal EcoTank
Managing Director Epson Indonesia Ng Ngee Khiang mengatakan pengembangan printer tangki tinta menjadi tantangan tersendiri karena konsepnya berbeda dengan printer berbasis kartrid.




































