jpnn.com, JAKARTA - Peneliti Senior Citra Institute Efriza menilai langkah Presiden RI Prabowo Subianto memberikan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada prajurit TNI peraih medali emas SEA Games 2025 sebagai kebijakan yang tepat dan patut diapresiasi.
Menurut Efriza, keputusan tersebut mencerminkan tingginya perhatian presiden terhadap atlet berprestasi sekaligus menunjukkan sikap negara dalam menghargai dedikasi atlet profesional yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
“Presiden Prabowo sudah tepat memberikan penghargaan terbaik bagi atlet berprestasi. Ini menunjukkan perhatian serius presiden terhadap nasib atlet serta sikap pemerintah yang menghargai capaian luar biasa mereka,” kata Efriza, Senin (12/1/2026).
Efriza secara khusus menyoroti prestasi Rizki Juniansyah, lifter TNI yang meraih medali emas sekaligus memecahkan rekor dunia pada SEA Games 2025. Ia menilai capaian tersebut layak mendapat apresiasi istimewa dari negara.
“Prestasi Rizki Juniansyah yang meraih emas dan memecahkan rekor dunia adalah pencapaian luar biasa. Ini menunjukkan dedikasi dan kerja keras atlet yang membawa kehormatan bagi Indonesia,” ujarnya.
Apresiasi Simbolik dan Motivasi
Efriza menjelaskan kenaikan pangkat luar biasa yang diberikan kepada Rizki Juniansyah merupakan bentuk *apresiasi simbolik sekaligus motivasi*, meski berada di luar kelaziman sistem kenaikan pangkat dalam dunia militer.
“Kenaikan pangkat ini didasari karena Rizki telah mengangkat kehormatan Indonesia di tingkat dunia. Praktik ini merupakan pengecualian yang dimaksudkan sebagai bentuk penghargaan dan dorongan moral bagi atlet lainnya,” jelas Efriza.














































