Pemkot Bandarlampung Buka Layanan Kesehatan Dampak Abu Vulkanik

4 hours ago 17

Pemkot Bandarlampung Buka Layanan Kesehatan Dampak Abu Vulkanik

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Gunung Anak Krakatau erupsi dengan menyemburkan abu vulkanik yang diduga sampai ke Kota Bandarlampung. Minggu (6/9/2026). ANTARA/HO-Tangkapan layar

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung menyediakan layanan kesehatan bagi masyarakat yang mengalami gejala ISPA akibat terkena paparan debu atau abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

"Kami membuka layanan kesehatan di seluruh Puskesmas bagi warga yang kesehatannya terdampak abu vulkanik GAK," kata Wali Kota Bandarlampung EVa Dwiana di Bandarlampung, Minggu.

Ia mengimbau masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan, khususnya gangguan pernapasan atau gejala infeksi saluran pernapasan akut (Ispa) setelah terpapar debu vulkanik, untuk segera mendapatkan layanan kesehatan.

"Warga dapat menghubungi atau langsung mendatangi puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Kota Bandarlampung, untuk mendapatkan layanan kesehatan," kata dia.

Wali Kota Bandarlampung meminta masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.

"Debu vulkanik dapat mengganggu kualitas udara, mengurangi jarak pandang, serta membuat permukaan jalan menjadi licin, sehingga masyarakat harus berhati-hati," kata dia.

Ia meminta agar masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan instansi terkait mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

"Kami harap warga tidak panik, tetap tenang serta mengikuti informasi terkini terkait GAK. Terpenting tetap waspada saat beraktivitas di luar rumah serta memakai masker untuk sementara waktu," kata dia.(antara/jpnn)

Pemkot Bandarlampung menyediakan layanan kesehatan bagi masyarakat yang mengalami gejala ISPA akibat terkena paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |