jateng.jpnn.com, BANJARNEGARA - Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban bencana tanah longsor di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum.
Hingga Kamis, sebanyak 25 unit huntara telah rampung dibangun dari total 32 unit yang masuk skala prioritas tahap awal.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara Aji Piluroso mengatakan percepatan tersebut merupakan arahan langsung Bupati Banjarnegara Amalia Desiana agar para pengungsi segera menempati hunian yang layak.
“Percepatan pembangunan huntara ini sesuai arahan Ibu Bupati, supaya pengungsi bisa segera menempati hunian sementara yang lebih aman dan manusiawi,” kata Aji di Banjarnegara.
Pemkab Banjarnegara menargetkan para pengungsi dapat mulai menempati huntara secara bertahap menjelang bulan Ramadan. Dengan demikian, kebutuhan tempat tinggal sementara diharapkan segera terpenuhi.
Pada tahap pertama, pemerintah merencanakan pembangunan sebanyak 50 unit huntara. Namun, pelaksanaannya dilakukan dengan skala prioritas karena keterbatasan dan kesiapan lahan.
“Belum bisa langsung dibangun seluruhnya. Kami memprioritaskan lansia, penyintas stroke, serta warga dengan kondisi kesehatan tertentu,” jelas Aji.
Selain pembangunan fisik, proses persiapan dan penataan lahan juga terus dilakukan untuk mendukung kelancaran pembangunan huntara berikutnya.











































