jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan jajaran pemerintah terus mengawal dan mempercepat penanganan pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan demi menjaga stabilitas wilayah.
Pemerintah pusat berkomitmen penuh dalam mengawal pemulihan wilayah terdampak bencana di Indonesia.
Fokus penanganan saat ini diarahkan pada percepatan rekonstruksi pascagempa di NTT serta pemadaman masif karhutla di Pulau Kalimantan.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa sejumlah menteri teknis telah dikerahkan secara intensif untuk meninjau dan merumuskan kebijakan taktis di lapangan agar dampak sosial dan ekonomi masyarakat dapat segera diminimalisasi.
“Menteri Keuangan (Purbaya Yudhi Sadewa) sudah ke sana (NTT). Sementara (karhutla), dari Menko PM (Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar), Mendagri (Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian), dan Menteri Keuangan sudah mengikuti perkembangan yang ada,” kata Airlangga saat ditemui di Tangerang Selatan, Banten, Jumat (21/8).
Menko Airlangga sebelumnya mengatakan bahwa karhutla yang terjadi di Kalimantan mengganggu kegiatan ekonomi di wilayah terdampak.
“Ya tentu dampak perekonomian di wilayah tersebut karena kegiatan ekonomi kan terganggu. Plus, perlu ada penanggulangan terhadap karhutla tersebut,” kata Airlangga.
Pemerintah, katanya lagi, saat ini tengah fokus menangani karhutla, terutama karena Indonesia mulai mengalami fenomena El Nino yang rentan meningkatkan risiko kebakaran akibat kondisi yang lebih kering.









































