Peluncur Rudal Iran Diarahkan ke Kapal Perang AS di Timteng

4 hours ago 14

Peluncur Rudal Iran Diarahkan ke Kapal Perang AS di Timteng

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi - Peluncur rudal. (ANTARA/Anadolu/as)

jpnn.com - TEHRAN - Anggota Dewan Kebijaksanaan Iran Mohsen Rezaee pada Kamis (16/4), mengatakan bahwa peluncur rudal Iran diarahkan dengan target kapal-kapal perang milik Amerika Serikat yang ditempatkan di Timur Tengah, dan siap menenggelamkan semuanya jika AS menyerang Iran.

"AS pasti akan gagal dalam blokade angkatan lautnya, seperti halnya kegagalan bersejarah untuk membuka Selat Hormuz. Tekanan harus ditingkatkan. Peluncur kami diarahkan ke kapal-kapal tersebut dan kami akan menenggelamkan semuanya," kata Rezaee seperti dikutip Kantor Berita Tasnim.

Politikus itu menambahkan bahwa secara pribadi dia tidak percaya perpanjangan gencatan senjata dengan AS saat ini akan menguntungkan Iran.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Iran pun membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer milik Amerika yang berada di Timur Tengah.

Banyak negara di kawasan tersebut telah menutup wilayah udara sepenuhnya atau sebagian akibat risiko serangan rudal dan drone.

Adapun pada Sabtu (11/4), Iran dan AS mengadakan pembicaraan di Islamabad, Pakistan, setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa ia telah mencapai kesepakatan dengan Teheran mengenai gencatan senjata selama dua pekan.

Keesokan harinya, Minggu (12/4), kepala delegasi AS yang juga Wakil Presiden AS J. D. Vance mengatakan bahwa Iran dan AS gagal mencapai kesepakatan dalam negosiasi tersebut. Delegasi AS pun pulang dengan tangan kosong. (antara/jpnn)

Mohsen mengatakan peluncur rudal Iran diarahkan dengan target kapal-kapal perang milik AS yang ditempatkan di Timteng


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |