PBB Kecam Israel yang Berencana Memperluas Kendali Wilayah Gaza

2 hours ago 20

PBB Kecam Israel yang Berencana Memperluas Kendali Wilayah Gaza

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi - Dampak kehancuran di Kota Gaza akibat serangan Zionis Israel. (ANTARA/Anadolu/py)

jpnn.com - WASHINGTON - Perserikatan Bangsa-Bangsa mengecam Israel yang berencana memperluas wilayah yang dikuasainya di Jalur Gaza hingga 70 persen. PBB menegaskan bahwa seluruh wilayah Palestina harus menjadi milik rakyat negara itu.

"Seratus persen Gaza harus menjadi milik rakyat Palestina," kata Juru Bicara PBB Stephane Dujarric kepada wartawan di Markas Besar PBB di New York.

Menurut dia, PBB terus menyerukan Israel agar mundur dari wilayah pendudukan di sepanjang apa yang disebut sebagai "garis kuning".

"Itulah yang ingin kami lihat, dan kami telah menyerukan Israel untuk menarik diri dari pendudukannya di sepanjang apa yang disebut garis kuning, dan itu akan terus menjadi posisi kami," ungkap Dujarric.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan negaranya saat ini menguasai sekitar 60 persen wilayah Jalur Gaza.

Netanyahu juga mengisyaratkan rencana untuk memperluas wilayah yang berada di bawah kendali Israel hingga mencapai 70 persen. Namun, Netanyahu tidak menjelaskan bagaimana langkah itu akan dilakukan.

Militer Israel pada Oktober tahun lalu menyatakan telah menguasai 53 persen wilayah Gaza setelah melakukan penempatan ulang pasukan ke area yang dikenal sebagai "garis kuning".

Langkah itu merupakan bagian dari tahap pertama rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakhiri perang di Gaza.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengecam Israel yang berencana memperluas kendali wilayah Gaza, Palestina.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |