jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Bosan dengan rutinitas akhir pekan yang hanya diisi dengan menyeruput kopi sambil scrolling media sosial? Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta punya tawaran menarik untuk Anda. Berkolaborasi dengan pelaku jamu dan komunitas lokal, ajang Pasar Jamu 2026 kembali hadir untuk mengubah gaya hidup sehat masyarakat menjadi lebih seru dan relevan.
Mengusung tema "Ngobrol Sehat", acara ini akan mengubah wajah Pasar Ngasem menjadi pusat edukasi dan perayaan warisan herbal Nusantara pada 18–19 April 2026.
Pasar Jamu 2026 bukan hanya tempat untuk membeli minuman tradisional, melainkan ruang untuk kembali mengenal budaya dengan cara yang lebih dekat.
Pengunjung akan dimanjakan dengan kehadiran 28 stan jamu pilihan, mulai dari racikan klasik yang autentik hingga inovasi jamu kekinian yang ramah di lidah Gen Z.
Selama dua hari, Pasar Ngasem akan dipenuhi dengan berbagai aktivitas yang telah dirancang secara apik.
Hari pertama, Sabtu 18 April 2026
- 08.00: Pembukaan dramatis lewat Drama Teater Tema Jamu oleh Srikandhi Pendopo Dalem.
- Talkshow Inspiratif: Menampilkan pakar seperti Pak Tasbir Abdullah, Dr. Bondan Agus Suryanto, dan Dr. Mega (Jumbuh).
- Sesi Spesial: Prof. Dr. apt. Mae Sri Hartati W., M.Si (Ketua Pusat Kedokteran Herbal UGM) akan membedah alasan di balik popularitas jamu yang tak lekang oleh waktu.
- Workshop Gen Z: Belajar meracik jamu bersama Bu Nina (Selaras Ayu) agar jamu makin trendy di kalangan anak muda.
Hari Kedua, Minggu 19 April 2026
- 08.00: Sentuhan artistik melalui Penampilan Puisi Jamu oleh Nina Rahayu Purnomo.
- Edukasi Kesehatan: Diskusi mendalam mengenai pemulihan pasca-stroke menggunakan metode rempah nusantara bersama IB Haryanto dan ASDTY.
- Wawasan Budaya: Sesi unik "Spiritual Nusantara vs Pengobatan Tradisional" bersama Romo Wicaksono.
- Praktik Langsung: Workshop pengapsulan rempah untuk memudahkan konsumsi herbal sehari-hari.
Acara ini didukung oleh kolaborasi kuat antara Pemerintah Kota Yogyakarta, perbankan (BSI & Bank BPD DIY), serta berbagai mitra strategis seperti Dewan Jamu, Jumbuh, dan Jogja Husada Sehat.





































