Papua Melampaui Nubuat Ottow dan Geissler

4 hours ago 21

Oleh: Laurens Ikinia - Peneliti di Institute of Pacific Studies dan Dosen Hubungan Internasional UKI, Jakarta

Papua Melampaui Nubuat Ottow dan Geissler

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Peneliti di Institute of Pacific Studies dan Dosen Hubungan Internasional UKI, Jakarta Laurens Ikinia. Foto: Souece for JPNN.com

jpnn.com - Nama Carl Wilhelm Ottow dan Johann Gottlob Geissler sampai hari ini terdengar sangat indah dalam ingatan kolektif umat Tuhan di Tanah Papua.

Mereka meninggalkan legasi yang hidup di dalam sanubari bumi Cenderawasih.

Mereka menginjak kaki di negeri baru yang tidak pernah mereka ketahui sebelumnya-Teluk Doreri, pulau Mansinam, pada tanggal 5 Februari 1855.

Sejak saat itu, setiap tanggal 5 Februari, perairan Mansinam selalu menyaksikan pergerakan sunyi puluhan perahu tradisional dan kapal cepat, menyeberangi air ke sebuah pulau yang telah menjadi simpul ingatan.

Peringatan 5 Februari adalah dimaknai tidak hanya untuk mengulangi mantra puji-pujian yang sama, melainkan membawa serta sebuah kegelisahan kolektif umat Tuhan di Tanah Papua.

Hari lepas hari, makna perayaan peringatan makin berubah. Pada satu sisi, tuguh di Mansinam menjadi sebuah epicentrum of growth untuk misi penginjilan, namun pada sisi yang lain, monumen Injil masuk menjadi tembok ratapan umat Tuhan di Tanah Papua (Sorong-Merauke).

Seratus tujuh puluh satu tahun setelah Ottow dan Geissler menginjakkan kaki di tanah yang mereka sebut “berkegelapan”, peringatan itu justru bergumul dengan terang yang menyilaukan-terang pertanyaan reflektif.

Benarkah visi para misionaris itu telah sempurna terwujud, atau justru kita tersesat di persimpangan jalan yang mereka sendiri tidak pernah tahu jawabannya?

Nama Carl Wilhelm Ottow dan Johann Gottlob Geissler sampai hari ini terdengar sangat indah dalam ingatan kolektif umat Tuhan di Tanah Papua.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |