Nyeri Sendi Kerap Muncul di Usia Matang, Begini Cara Mengatasinya

7 hours ago 21

Nyeri Sendi Kerap Muncul di Usia Matang, Begini Cara Mengatasinya

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Nyeri sendi. Ilustrasi: Dok. JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Memasuki usia dewasa hingga lanjut usia, keluhan fisik seperti lutut kaku, nyeri bahu, hingga pegal di pergelangan tangan sering kali menjadi hambatan dalam beraktivitas.

Kondisi yang sering dirasakan saat bangun tidur atau setelah berkegiatan ini bukan sekadar tanda kelelahan, melainkan sinyal dari perubahan fisiologis pada sistem gerak tubuh.

Nyeri sendi sering kali dianggap sebagai konsekuensi alami dari penuaan. Namun, pemahaman yang tepat mengenai penyebab dan cara penanganannya sangat krusial agar kualitas hidup dan mobilitas tetap terjaga meski usia terus bertambah.

Memahami perubahan sendi dan faktor risiko secara biologis, sendi manusia dilengkapi dengan tulang rawan (kartilago) yang berfungsi sebagai bantalan pelindung agar tulang tidak saling bergesekan. Seiring bertambahnya usia, kepadatan dan elastisitas bantalan ini cenderung menurun atau menipis.

Dokter spesialis ortopedi, dr. Bambang Wibowo, menjelaskan bahwa proses penuaan berdampak langsung pada kemampuan regenerasi jaringan.

"Seiring bertambahnya usia, kemampuan jaringan sendi untuk memperbaiki diri secara mandiri akan menurun. Hal inilah yang membuat sendi menjadi lebih rentan terasa nyeri atau kaku, terutama setelah melakukan aktivitas fisik yang intens,” ungkap Bambang Wibowo dalam keterangan resmi.

Selain faktor usia, terdapat beberapa pemicu yang dapat mempercepat penurunan fungsi sendi, di antaranya, beban tubuh berlebih, gaya hidup sedenter, dan riwayat cedera.

Para ahli kesehatan menyarankan masyarakat untuk mulai memprioritaskan kesehatan sendi melalui pola hidup aktif. Olahraga rendah benturan (low impact) seperti jalan kaki atau peregangan rutin sangat efektif untuk menjaga fleksibilitas sendi.

Memasuki usia dewasa hingga lanjut usia, keluhan fisik seperti lutut kaku, nyeri bahu, hingga pegal di pergelangan tangan sering kali menjadi hambatan dalam...

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |