jateng.jpnn.com, PATI - Tim SAR gabungan dari Satpolairud Polresta Pati bersama TNI Angkatan Laut (AL) terus melanjutkan pencarian seorang nelayan yang dilaporkan hilang akibat kecelakaan laut di perairan Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Memasuki hari kelima pencarian, area penyisiran diperluas hingga perairan Juwana dan Margoyoso, tetapi hingga Senin (26/1) korban belum juga ditemukan.
“Hingga hari kelima ini, satu korban nelayan hilang belum ditemukan meski penyisiran terus diperluas hingga perairan Juwana dan Margoyoso,” kata Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan.
Kompol Hendrik menjelaskan operasi pencarian dilakukan sejak pagi hari dengan melibatkan personel gabungan Satpolairud Polresta Pati dan Ditpolairud Polda Jawa Tengah, menggunakan perahu karet.
“Hari ini kami fokuskan penyisiran di jalur yang diperkirakan menjadi lintasan arus laut, berdasarkan perhitungan cuaca dan arah angin,” ujarnya.
Kecelakaan laut tersebut terjadi pada Rabu (21/1) sekitar pukul 14.30 WIB di perairan Banyutowo. Insiden itu menyebabkan dua nelayan asal Dukuhseti terjatuh ke laut.
Salah satu korban, Oki Dimas Pebriyanto (25), telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan utara Juwana pada Jumat (23/1) sekitar pukul 10.30 WIB. Sementara satu korban lainnya, Winarto (42), hingga kini masih dalam pencarian.
Dalam operasi hari kelima ini, tim SAR melakukan penyisiran secara sistematis dari perairan Juwana menuju Margoyoso, dengan metode pencarian mengikuti pola arus laut serta titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi korban terdampar.


















.jpeg)






















