jpnn.com - Insiden yang menimpa Marco Bezzecchi di MotoGP Jerman 2026 membuat Marc Marquez ikut angkat bicara.
Publik di media sosial membangun narasi bahwa cedera Bezzecchi merupakan karma. Namun, Marquez menolak keras anggapan tersebut.
Sebelumnya, Bezzecchi gagal melanjutkan balapan di Sachsenring setelah terjatuh saat sesi kualifikasi.
Insiden tersebut menyebabkan tulang selangka kirinya patah sehingga pembalap asal Italia tersebut tidak bisa mengikuti sprint race maupun balapan utama.
Cedera itu memunculkan berbagai komentar di media sosial. Sebagian warganet menghubungkannya dengan insiden yang melibatkan Marquez dan Bezzecchi pada MotoGP Indonesia musim lalu.
Akan tetapi, Marquez menilai pandangan tersebut tidak masuk akal. Menurutnya, dunia balap tidak mengenal istilah karma karena setiap rider menghadapi risiko yang sama setiap kali memacu motornya.
"Saya tidak percaya dengan karma. Istilah itu sudah berkali-kali dikaitkan dengan saya sejak bertahun-tahun lalu, tetapi faktanya saya mampu meraih enam gelar juara dunia," ucapnya.
The Baby Alien menegaskan tidak ada satu pun pembalap yang sengaja ingin mencelakakan rivalnya. Semua insiden di lintasan, kata dia, merupakan konsekuensi dari persaingan yang berlangsung dalam kecepatan tinggi.








































