jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Proyek pembangunan gedung baru Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Jalan Kenari, Yogyakarta, menunjukkan progres positif. Pembangunan kantor lembaga legislatif tersebut dipastikan berjalan sesuai jadwal dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir 2026.
Sekretaris DPRD DIY Yudi Ismono mengatakan bahwa hingga pekan ke-69, capaian fisik proyek telah menyentuh angka 81,7 persen.
Angka ini menunjukkan bahwa pengerjaan konstruksi berjalan on the track sesuai dengan target yang tertuang dalam kontrak kerja.
"Sampai pekan ke-69 dalam progres fisik sudah berada di angka 81,7 persen. Artinya, proyek ini berjalan sesuai dengan target yang ditetapkan oleh kontrak," ujar Yudi di Yogyakarta, Selasa (15/7).
Berdasarkan dokumen kontrak, pengerjaan fisik proyek yang menelan nilai investasi Rp 307 miliar itu dijadwalkan berakhir pada 6 Desember 2026, yang juga menjadi momentum serah terima kunci.
Setelah melalui tahapan pengecekan akhir (finishing), DPRD DIY menjadwalkan mobilisasi aktivitas kedewanan dari kawasan Malioboro ke gedung baru di Jalan Kenari pada Januari hingga Februari 2027.
Kepindahan gedung DPRD DIY ini bukan sekadar relokasi kantor, melainkan langkah strategis pemerintah daerah untuk mengembalikan tata ruang kawasan Malioboro menjadi lebih asri dan kental dengan nuansa budaya.
Gedung lama DPRD yang berada di kawasan Malioboro akan dikonversi menjadi bagian dari obyek cagar budaya, kemungkinan menjadi museum atau galeri yang terintegrasi dengan Teras Malioboro sisi utara.





































