jpnn.com, JAKARTA BARAT - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) buka suara mengenai mobil listrik Ioniq 6 mengalami kebakaran di Jalan Letjen S. Parman, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (11/9) pagi.
Mobil listrik dengan banderol lebih dari Rp 1 miliar itu menghantam pembatas jalan hingga korsleting dan terbakar.
Chief Operating Officer Hyundai Motors Indonesia Fransiscus Soerjopranoto mengatakan saat ini perusahaan sedang berkoordinasi dengan pemilik kendaraan dan pihak terkait lain untuk mencari tahu kronologi serta penyebab kejadian nahas itu.
"Tim Hyundai telah berkoordinasi dengan pelanggan serta pihak terkait dan akan melakukan investigasi lebih lanjut untuk memahami kronologi kejadian tersebut," kata Frans saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (12/9).
Dia pun mengaku sangat prihatin dengan kejadian tersebut kepada para pelanggan.
"Kami juga mengapresiasi respons cepat aparat dan pihak terkait dalam menangani situasi tersebut," dia menambahkan.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat Syaiful Kahfi menyampaikan bahwa insiden kecelakaan yang melibatkan Hyundai Ioniq 6 terjadi pada Jumat (11/9) pukul 05.04 WIB.
Pengemudi kendaraan dengan nomor polisi B 18 YZK itu saat melalui jalan itu kehilangan kendali mobil, sehingga menghantam separator busway.

















































