jpnn.com, JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membidik divestasi saham PT Freeport Indonesia untuk pemerintah daerah Papua.
Bahil Lahadila mengungkapkan, divestasi saham PT Freeport Indonesia ini sebesar 10 persen, dan diprediksi rampung pada kuartal I 2026.
“Kemarin Gubernur Papua (Mathius Derek Fakhiri) ketemu saya, kami membahas beberapa soal dan termasuk di dalamnya adalah persoalan saham Papua di Freeport yang 10 persen,” ujar Bahlil dikuip Jumat (23/1).
Bahlil menargetkan agar proses divestasi saham tersebut tuntas pada kuartal I 2026.
Adapun pertemuan dengan Mathius Fakhiri ia ungkapkan melalui akun resmi instagramnya yang bernama pengguna bahlillahadalia.
Dia menulis pertemuan dengan Mathius Fakhiri membahas penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
“Dalam waktu dekat, kami akan segera menyelesaikan (saham Freeport untuk Papua). Insyaallah selesai (kuartal I),” ucap Bahlil.
Presiden Prabowo Subianto berencana memberikan 10 persen saham PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk masyarakat Papua, sebagaimana yang diungkapkan oleh Ketua Komite Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (KEPP-OKP) Velix Wanggai usai menghadiri pengarahan Kepala Daerah se-Papua, di Istana Negara Jakarta, Selasa (16/12).










































