Menko Zulkifli Hasan Pastikan Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Palu Lancar

7 hours ago 14

Menko Zulkifli Hasan Pastikan Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Palu Lancar

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan alias Menko Zulhas saat menghadiri 'Rembuk Tani Pupuk Indonesia' di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (4/7). Foto: Dokumentasi Pupuk Indonesia

jpnn.com, PALU - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan alias Menko Zulhas memastikan penyaluran pupuk bersubsidi di Kota Palu, Sulawesi Tengah, berjalan lancar dan dapat ditebus petani sebelum musim tanam.

Kepastian tersebut disampaikan Menko Zulhas saat menghadiri 'Rembuk Tani Pupuk Indonesia' di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (4/7).

Menko Zulhas menyampaikan kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga produktivitas pertanian.

Menko Zulkifli Hasan Pastikan Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Palu Lancar

Menurutnya, ketersediaan pupuk sebelum musim tanam menjadi faktor penting untuk meningkatkan hasil pane sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan petani benar-benar terpenuhi. Setiap ke daerah saya selalu bertemu dengan para petani untuk memastikan kebijakan Pemerintah berjalan dengan baik," tegas Menko Zulhas.

Dia menjelaskan pemerintah telah melakukan berbagai pembenahan dalam tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi agar lebih sederhana, cepat, dan mudah diakses petani.

Reformasi tersebut dilakukan melalui penyederhanaan regulasi serta penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar 20 persen untuk seluruh jenis pupuk bersubsidi.

Menurut Menko Zulhas, kebijakan tersebut telah memberikan dampak nyata karena pupuk kini tersedia sebelum musim tanam dengan jumlah yang mencukupi dan harga yang lebih terjangkau.

Kondisi itu memberikan kepastian bagi petani untuk memulai musim tanam tanpa terkendala ketersediaan pupuk.

"Alhamdulillah tadi sudah kami pastikan, pupuk tersedia sebelum tanam, jumlahnya cukup, dan harganya mendapat diskon. Itu bisa ditanyakan langsung kepada para petani," tegas Menko Zulhas kembali.

Lebih lanjut, Menko Zulhas mengatakan keberhasilan menjaga ketersediaan pupuk menjadi capaian penting di tengah kondisi global yang masih dibayangi ketidakpastian rantai pasok.

Ketika sejumlah negara mengalami kekurangan pupuk, Indonesia justru mampu menjaga pasokan dalam jumlah yang lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan petani.

"Di tengah dinamika geopolitik global, negara-negara lain mengalami kekurangan pupuk. Kita alhamdulillah pupuknya lebih dari cukup," ujarnya.

Dia menambahkan, penyaluran pupuk yang tepat waktu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan produktivitas pertanian nasional.

Menurutnya, ketersediaan pupuk sebelum musim tanam mampu meningkatkan produksi pertanian sekitar 7 hingga 8 persen, sedangkan keterlambatan penyaluran akan menurunkan hasil panen.

"Kalau pupuk lancar dan sudah tersedia sebelum musim tanam, produksi pertanian bisa naik. Kalau pupuk telat, pasti produksinya turun. Jadi pupuk sangat penting bagi petani agar produktivitasnya meningkat," jelas Menko Zulhas.

Di tempat yang sama, Direktur Operasi PT Pupuk Indonesia (Persero) Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah terhadap kinerja Pupuk Indonesia dalam menyalurkan pupuk bersubsidi lebih efisien.

Menko Zulkifli Hasan menghadiri 'Rembuk Tani Pupuk Indonesia' di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (4/7)

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |