jpnn.com, BEKASI - Usaha mikro kecil menengah (UMKM) asal Kabupaten Bekasi, PT Elok Niaga Indonesia, berhasil membawa produk camilan khas Indonesia bermerek Mama Yon menembus pasar Jepang melalui ekspor mandiri.
Perjalanan usaha yang berawal dari jasa titip ini menjadi bukti nyata peran Bea Cukai dalam mendukung UMKM agar mampu bersaing di pasar global.
Usaha yang berlokasi di Mekarsari, Tambun Selatan ini dirintis Dadang Hernanto.
Ide bisnis Mama Yon lahir dari pengalaman pribadinya saat kesulitan menemukan makanan ringan berlabel halal di luar negeri.
“Saya melihat makanan halal masih terbatas di Jepang dan sedikitnya makanan ringan dari Indonesia yang beredar di Jepang,” kata Dadang dalam keterangannya, Selasa (13/1).
Berangkat dari jasa titip makanan, Dadang melihat tingginya minat masyarakat Jepang terhadap produk makanan Indonesia yang halal dan berkualitas.
Sejak 2024, PT Elok Niaga Indonesia mulai memproduksi basreng dan aneka keripik Mama Yon berbahan singkong, bakso, tempe, tahu, dan oncom.
Seluruh bahan baku berasal dari dalam negeri dengan proses produksi yang disesuaikan standar Jepang.














































