jpnn.com, JAKARTA - Tim voli putri Jakarta Popsivo Polwan bertekad bangkit saat jumpa Jakarta Pertamina Enduro pada final four Proliga 2026 seri Surabaya.
Pelatih Popsivo Polwan Darko Dobreskov menilai anak asuhannya harus berani keluar menyerang untuk bisa memelihara peluang meraih kemenangan.
Pada laga sebelumnya melawan Gresik Phonska terlihat para pemain Popsivo Polwan bermain terlalu berhati-hati hingga sempat tertinggal jauh 12-25 pada gim kedua.
Akhirnya tim milik Polri tersebut harus mengakui keunggulan tim asal kota Pudak itu dengan skor 0-3 (23-25, 12-25, 23-25).
“Saya akui pemain kami kurang berani mengambil resiko. Sebenarnya kami sempat unggul, tapi di laga tadi pemain kami tidak berani mengambil keputusan yang bisa menguntungkan tim," ujar pelatih asal Serbia itu.
Popsivo Polwan saat ini punya kekuatan menakutkan seusai merekrut Malwina Smarzek (Polandia) menggantikan Bethania de la Cruz (Republik Dominika).
Kehadiran pemain kelahiran 3 Juni 1996 itu menambah opsi serangan Popsivo Polwan yang sebelumnya mengandalkan Arsela Nuari Purnama, Chelsa Berliana Nurtomo dan Yonkaira Pena (Republik Dominika).
Runner up Proliga 2025 itu harus bisa memaksimalkan setter yang mereka yakni Dewi Intan Sari dan Naysilla Wiedy Kirana untuk membangun serangan.









































