jpnn.com, PONTIANAK - GoPay berkolaborasi dengan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kalimantan Barat, untuk menghadirkan inovasi baru bagi sektor pariwisata.
Kini wisatawan bisa memberikan tip dalam bentuk uang jasa layanan pemandu wisata kepada para pramuwisata yaitu seseorang yang bertugas memandu wisatawan selama perjalanan, secara digital melalui QRIS dari aplikasi GoPay Merchant.
Kolaborasi ini menjawab tren penggunaan QRIS yang terus meningkat di Kalimantan Barat, dari retail dan UMKM hingga pariwisata, seiring pertumbuhan ekonomi 5,59% (yoy) pada triwulan II 2025 dan meningkatnya kenyamanan masyarakat dan wisatawan lokal maupun mancanegara untuk menggunakan pembayaran non-tunai, termasuk saat memberikan tip.
Head of GoPay Merchants, Haryanto Tanjo mengatakan kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang GoPay dalam mendukung terciptanya inklusi keuangan sejalan dengan misi Bank Indonesia.
“Akses ke layanan keuangan harus inklusif bagi semua, termasuk para pekerja harian seperti pramuwisata. Dengan QRIS dari GoPay Merchant, mereka dapat lebih mudah menerima tip, sehingga mereka merasakan manfaat langsung dari ekosistem pembayaran digital yang inklusif,” ujar Haryanto.
Sementara itu Ketua DPD HPI Kalimantan Barat Fahroolyadi menyampaikan kolaborasi ini membawa dampak nyata bagi para pramuwisata.
“Sebelum menggunakan GoPay Merchant, sering kali pembayaran baru diterima hingga 24 jam, dengan proses pencairannya yang rumit. Bagi saya yang biasa melayani para wisatawan Malaysia yang berkunjung ke Kalimantan Barat, hal ini tentu menjadi kendala," katanya.
"Sejak menggunakan QRIS dari aplikasi GoPay Merchant, semua kendala tersebut teratasi proses pembayaran kini mereka cukup scan QRIS yang ada, lebih mudah dan uangnya langsung dapat diterima," imbuhnya.









































