Longsor di Cisarua KBB: Asep Masih Menunggu Mukjizat untuk Putrinya

1 week ago 44

 Asep Masih Menunggu Mukjizat untuk Putrinya

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Tim rescue gabungan dalam proses pencarian korban tertimbun longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (25/1/2026). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jpnn.com, CISARUA - Wajah lelah bercampur harap tergambar jelas dari raut Asep Heri (45 tahun).

Pria asal Ciwidey, Kabupaten Bandung itu masih setia bertahan di lokasi longsor Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), demi menemukan putri tercintanya, Tasya (7 tahun).

Sudah hari ketiga Asep terjun langsung membantu Tim SAR Gabungan melakukan pencarian.

Pada Senin (26/1) sekitar pukul 10.00 WIB, proses evakuasi terpaksa dihentikan sementara karena cuaca yang tidak bersahabat.

Di sela waktu jeda itu, Asep duduk sejenak di sebuah kebun kecil tak jauh dari titik pencarian Sektor A1, menenggak segelas kopi untuk sekadar menguatkan diri.

Meski berusaha terlihat tegar, kegelisahan tak mampu sepenuhnya dia sembunyikan.

Hingga hari ketiga, Tasya putrinya belum juga ditemukan. Namun, di tengah kepasrahan Asep mengaku masih menyimpan harapan akan adanya mukjizat.

"Iya, saya terjun langsung mau nyari anak saya yang belum ditemukan," kata Asep.

Hari ketiga pencarian, Asep masih bertahan di lokasi longsor KBB demi menemukan putrinya. Meski lelah, ia menggenggam harapan akan mukjizat.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |