jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuka pelatihan kompetensi kerja gratis bagi pencari kerja di bidang Export-Import dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum.
Program ini dilengkapi sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan ditujukan untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.
Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN mengonsolidasikan ribuan kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) dari berbagai daerah dalam Konsolidasi Nasional Andalan Kelompok UPPKA (AKU) Tahun 2026 yang digelar di Surabaya, Rabu–Kamis (4–5/2).
Kegiatan ini difokuskan pada penguatan kapasitas UMKM keluarga agar mampu beradaptasi dengan tantangan ekonomi, digitalisasi, serta persaingan pasar yang semakin ketat.
Konsolidasi tersebut sekaligus menjadi upaya mendorong usaha binaan UPPKA agar naik kelas dan berkelanjutan.
Ketua Umum BPP AKU Ir Ambar Rahayu mengatakan konsolidasi nasional menjadi momentum penting untuk menyatukan arah kebijakan dan strategi pengembangan UPPKA di seluruh Indonesia.
“Kami ingin menyatukan langkah dan strategi, sekaligus membuka peluang-peluang baru yang bisa dikembangkan oleh kelompok UPPKA agar lebih kuat dan mandiri,” ujar Ambar.
Di menilai, selain penguatan manajemen usaha, karakter pelaku UMKM menjadi faktor penentu keberlangsungan bisnis. Karena itu, penguatan mentalitas, etos kerja, dan inovasi turut menjadi fokus utama dalam konsolidasi nasional tersebut.








































