jateng.jpnn.com, BLORA - Peristiwa tragis mengguncang warga Dukuh Ngapus, Desa Ketringan, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora. Seorang pelajar berinisial MA (10) meninggal dunia setelah terkena ledakan petasan berukuran besar, Selasa (24/3) sore.
Kapolsek Jiken, Sulbekti, menjelaskan insiden bermula saat korban bersama temannya menemukan petasan berdiameter sekitar 10 cm dengan panjang 15 cm di selokan bawah tower air pada Senin (23/3).
Petasan tersebut kemudian dibawa pulang dan disimpan di rumah korban. “Keesokan harinya, korban mengajak dua rekannya untuk menyalakan petasan di halaman rumah,” ujarnya.
Saat sumbu disulut, dua teman korban sempat menjauh. Namun nahas, korban tetap berada di dekat petasan karena mengira benda tersebut tidak berbahaya.
Ledakan pun terjadi tak lama kemudian, dengan daya yang cukup kuat hingga mengenai tubuh korban.
Akibatnya fatal. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami luka serius.
Petugas kepolisian bersama Tim Inafis Polres Blora langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka bakar di bagian dagu, dada kiri, dan kaki kanan, serta kerusakan organ dalam di bagian dada akibat ledakan.
Selain merenggut nyawa korban, dua anak lain yang berada di lokasi juga mengalami luka ringan akibat percikan dan hempasan ledakan. Keduanya kini menjalani rawat jalan.








































