jpnn.com, MAMUJU - Seorang kurir perempuan jadi korban pembegalan disertai pemerkosaan.
Pelaku kini telah ditangkap tim Resmob Satuan Reserse Kriminal Polresta Mamuju, Sulawesi Barat.
"Pelaku berinisial DR (23) kami tangkap saat hendak melarikan diri di Jembatan Bolong, Kecamatan Tappalang, Kabupaten Mamuju, kemarin (Selasa, 24/3)," kata Kepala Polresta Mamuju Kombes Ferdyan Indra Fahmi, Rabu.
Polisi terpaksa melumpuhkan DR dengan tembakan ke arah kaki karena mencoba kabur dengan cara melompat dari jembatan.
"Saat hendak ditangkap oleh tim Resmob Polresta Mamuju, DR berusaha melarikan diri dengan meloncat ke jembatan sehingga tim melakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan pelaku dengan tembakan," kata Ferdyan.
Sebelum ditangkap Tim Resmob Satreskrim Polresta Mamuju, tim gabungan Resmob Ditreskrimum Polda Sulbar dan Resmob Polres Mamuju Tengah sempat menggerebek DR di rumahnya, namun dia berhasil melarikan diri melalui pintu belakang.
"Berdasarkan perintah Kapolda Sulbar, tim Resmob Polresta Mamuju membantu Polres Mamuju Tengah menangkap pelaku tersebut," katanya.
Kapolresta menyampaikan bahwa DR adalah seorang residivis yang sudah lima kali ditangkap dengan beberapa kasus pidana, yakni penganiayaan, pencurian rumah kosong, curanmor, peredaran uang palsu, dan semuanya sudah divonis penjara oleh pengadilan.











































