jabar.jpnn.com, DEPOK - King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre (KSrelief) yang didanai oleh Wakaf Sheikh Saleh Al-Rajhi dan bekerja sama dengan Yayasan ASAR Humanity mencatat capaian penting dalam upaya penguatan kualitas pendidikan melalui pengadaan laboratorium komputer di Sheikh Saleh Al-Rajhi Cultural Center, Kepulauan Mentawai.
Sebanyak 30 unit komputer telah disediakan dan dimanfaatkan sebagai fasilitas laboratorium komputer untuk mendukung proses pembelajaran para santri di pesantren tersebut.
Kehadiran fasilitas ini membuka akses pembelajaran berbasis teknologi serta memperkuat literasi digital, khususnya di wilayah terluar Indonesia.
Laboratorium komputer tersebut digunakan oleh para santri dengan pendampingan guru-guru yang berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Para pendidik memiliki peran strategis dalam penguatan metode belajar, pemanfaatan teknologi pendidikan, serta pengembangan kapasitas akademik santri.
Penanggung jawab komunikasi KSrelief, Abdulaziz Othman, mengatakan bahwa penguatan fasilitas pendidikan berbasis teknologi merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah terpencil.
“Melalui laboratorium komputer ini, KSrelief berupaya menghadirkan akses pendidikan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi santri di daerah terpencil,” ujar Abdulaziz.
Sementara itu, Ketua Yayasan ASAR Humanity, Noval Eriansyah, menilai kehadiran laboratorium komputer sebagai langkah strategis dalam pengembangan pendidikan pesantren.











































