Khofifah Ingatkan Daya Tampung SMA-SMK Negeri Jatim Hanya 39,3 Persen

6 hours ago 20

Selasa, 02 Juni 2026 – 17:32 WIB

Khofifah Ingatkan Daya Tampung SMA-SMK Negeri Jatim Hanya 39,3 Persen - JPNN.com Jatim

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau pengambilan pin SPMB Jatim di SMAN 5 Surabaya, Selasa (2/6). Foto: Arry Saputra/JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - merintah Provinsi Jawa Timur memastikan proses pengambilan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 berjalan lebih tertib dan longgar dibanding tahun sebelumnya. Hingga saat ini, dari kuota layanan yang disediakan sebanyak 1.495.200, tercatat kuota yang telah terisi mencapai 145.107 dan yang telah tertangani sebanyak 114.070 calon murid.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung proses pengambilan PIN dan verifikasi data di sejumlah sekolah di Surabaya. Menurutnya, kondisi antrean saat ini jauh lebih tertata karena seluruh jadwal layanan telah diatur berdasarkan tanggal dan jam kedatangan peserta.

“Mungkin bisa melihat suasananya. Jadi, cukup longgar karena memang semua sudah diatur waktunya. Mereka bisa memastikan di tanggal berapa dan jam berapa mereka bisa mendaftarkan untuk dilakukan verifikasi dari seluruh data-data primer mereka,” ujar Khofifah.

Khofifah menjelaskan Pemprov Jatim terus melakukan pembenahan agar pelaksanaan SPMB tahun ini berjalan lancar dan masyarakat memperoleh layanan terbaik. Namun, dia mengingatkan daya tampung SMA dan SMK negeri di Jawa Timur hanya sekitar 39,3 persen dari total lulusan SMP sederajat.

“Sebanyak-banyaknya mereka berharap bisa masuk sekolah yang diinginkan, tetapi kapasitas SMAN-SMKN itu kira-kira hanya 39,3 persen. Jadi, selalu ada ruang di mana mereka harus menentukan ke sekolah-sekolah swasta,” jelasnya.

Karena itu, Pemprov Jatim juga mengapresiasi meningkatnya partisipasi sekolah swasta dalam memberikan beasiswa kepada calon siswa. Tahun 2026 tercatat sebanyak 2.106 SMA dan SMK swasta menyediakan program beasiswa, meningkat dibanding tahun 2025 yang hanya 1.757 sekolah.

Jumlah calon siswa penerima manfaat beasiswa juga meningkat dari 72.989 siswa pada tahun lalu menjadi 79.086 siswa pada tahun ini.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih bahwa SMA-SMK swasta memberikan ruang beasiswa kepada anak-anak di Jawa Timur,” katanya.

Gubernur Jatim Khofifah menyebut daya tampung SMA dan SMK negeri hanya 39,3 persen dari total lulusan SMP. Proses pengambilan PIN SPMB 2026 lebih tertib.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |