jpnn.com - Belajar dari Belitung Timur, ketika ekonomi rakyat berhadapan dengan ketidakpastian
Ada kemarahan yang tidak muncul tiba-tiba.
Ia biasanya dikumpulkan sedikit demi sedikit: dari penghasilan yang tidak pasti, harga yang tidak sesuai harapan, biaya hidup yang terus berjalan, janji yang belum terealisasi, dan perasaan bahwa suara rakyat tidak cukup didengar.
Ketika semua itu menumpuk, kesabaran pun memiliki batas.
Peristiwa di Belitung Timur pada 7 Agustus 2026 menjadi salah satu contoh yang patut kita renungkan.
Ribuan penambang mendatangi Kantor Unit Produksi PT Timah Tbk Area Gantung.
Mereka mempersoalkan pembelian timah dan kepastian harga serta mekanisme penyerapan hasil tambang mereka.
Situasi kemudian memanas. Massa menerobos barikade, terjadi perusakan, dan dua bangunan milik PT Timah terbakar.









































