jpnn.com - Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat melalui Kawedanan Hageng Punakawan Nitya Budaya turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Thai International Travel Fair (TITF) 2026 yang diselenggarakan di Queen Sirikit National Convention Center (QSNCC), Bangkok.
Melalui Kawedanan Hageng Punakawan Nitya Budaya yang dipimpin oleh GKR Bendara, tim pariwisata Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat yang dioperasikan oleh Kawedanan Radya Kartiyasa dan diwakili oleh Divisi Marketing and Communication hadir memperkenalkan tiga aset wisata budaya utama, yaitu KgD Kedhaton, KgD Wahanarata dan KgD Tamansari.
Ketiganya merupakan representasi kekayaan budaya Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat yang hidup, anggun dan sarat makna.
Ketiga destinasi ini menjadi wajah Yogyakarta sebagai pusat peradaban Jawa yang masih terjaga hingga hari ini.
Staf urusan Marketing and Communication Kawedanan Radya Kartiyasa Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat R. Bagus Pradipta menyampaikan bahwa KgD Kedhaton menghadirkan inti kehidupan Karaton dengan ritual, tata krama, dan filosofi Jawa.
KgD Wahanarata mencerminkan harmoni antara budaya dan alam, sementara KgD Tamansari memancarkan romantisme masa lalu melalui arsitektur dan simbolisme yang penuh makna.
“Kegiatan ini menjadi ajang pengenalan awal potensi wisata budaya Yogyakarta sekaligus penjajakan minat pasar terhadap produk-produk wisata berbasis budaya dan sejarah,” ungkap R. Bagus Pradipta, dikutip, Senin (26/1).
Dia mengatakan para travel agent menunjukkan ketertarikan yang sangat tinggi terhadap potensi wisata budaya Yogyakarta, baik untuk mendatangkan wisatawan dari Thailand maupun wisatawan mancanegara dari Eropa dan Asia.











































