jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin angkat bicara terkait mundurnya Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Letnan Jenderal TNI Yudi Abrimantyo dari jabatannya.
Ia mengatakan keputusan yang diambil Kabais TNI tersebut adalah contoh yang baik untuk transparansi pengusutan kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus.
Ketika ada bawahannya yang melakukan pelanggaran, menurut dia, Yudi Abrimantyo menunjukkan sikap tanggung jawab moral yang tinggi. Sikap dari Kabais itu patut dihargai karena menjadi teladan dalam menunjukkan akuntabilitas dan integritas dalam menjalankan tugas.
"Ini menjadi contoh yang baik dan semoga bisa ditiru oleh kita semua," kata TB Hasanuddin di Jakarta, Kamis.
Namun, dia menegaskan bahwa pengunduran diri tersebut tidak boleh menghentikan proses penegakan hukum.
Hasanuddin meminta penyelidikan kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus tetap dilanjutkan secara menyeluruh dan transparan.
Menurut dia, penyelidikan harus terus diungkap, bukan hanya pelaku di lapangan, melainkan juga mengusut aktor yang merancang atau berada di balik peristiwa tersebut.
"Ini penting agar tidak menimbulkan pertanyaan dan kekecewaan di tengah masyarakat,” katanya.











































